Monday, May 12, 2014

BERHATI HATI DIUSIA 40TAHUN


Ramai tidak sedar dalam al-Quran ada menyentuh tentang usia ini. Tentu ada yang sangat penting, perlu diperhatikan dan diambil serius akan perkara ini. Allah swt. berfirman,
حَتَّى إَذَا بَلَغَ أَشُدَّهُ وَبَلَغَ أَرْبَعِيْنَ سَنَةً قَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِى أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِى أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِى فِى ذُرِّيَّتِى إِنِّى تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّى مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ
"Apabila dia telah dewasa dan usianya sampai empat puluh tahun, ia berdoa, “Ya Tuhanku, tunjukkanlah aku jalan untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapaku dan supaya aku dapat berbuat amal yang soleh yang engkau redhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang muslim.” (al-Ahqaf: 15)
Usia 40 tahun disebut dengan jelas dalam ayat ini. Pada usia inilah manusia mencapai puncak kehidupannya baik dari segi fizikal, intelektual, emosi, mahupun spiritualnya. Benar-benar telah meninggalkan usia mudanya dan melangkah ke usia dewasa yang sebenar.
Doa yang terdapat dalam ayat tersebut dianjurkan untuk dibaca oleh mereka yang berusia 40 tahun dan ke atas. Di dalamnya terkandung penghuraian yang jelas bahawa mereka; telah menerima nikmat yang sempurna, kecenderungan untuk beramal yang positif, telah mempunyai keluarga yang harmoni, kecenderungan untuk bertaubat dan kembali kepada Allah
Pada ayat yang lain, firman Allah;
أَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَا يَتَذَكَّرُ فِيْهِ مَنْ تَذَكَّرَ وَجَاءَكُمُ النَّذِيْرُ
Apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam tempoh yang cukup untuk berfikir bagi orang-orang yang mahu berfikir, dan (apakah tidak) datang kepadamu pemberi peringatan? (al-Fathir: 37)
Menurut Ibnu Abbas, Hasan al-Bashri, al-Kalbi, Wahab bin Munabbih, dan Masruq, yang dimaksud dengan “umur panjang dalam tempoh yang cukup untuk berfikir” dalam ayat tersebut tidak lain adalah ketika berusia 40 tahun.
Menurut Ibn Kathir, ayat ini memberikan petunjuk bahawa manusia apabila menjelang usia 40 tahun hendaklah memperbaharui taubat dan kembali kepada Allah dengan bersungguh2.
Apabila itu berlaku menjelang usia 40 tahun, maka Allah memberikan janjiNya dalam ayat selepas itu: (maksudnya) Kematangan.
Usia 40 tahun adalah usia matang untuk kita bersungguh-sungguh dalam hidup. Mengumpulkan pengalaman, menajamkan hikmah dan kebijaksanaan, membuang kejahilan ketika usia muda, lebih berhati-hati, melihat sesuatu dengan hikmah dan penuh penelitian. Maka tidak hairan tokoh-tokoh pemimpin muncul secara matang pada usia ini. Bahkan Nabi s.a.w, seperti yang disebut oleh Ibn ‘Abbas:
“Dibangkitkan Rasulullah s.a.w pada usia 40 tahun” (riwayat al-Bukhari).
Nabi Muhammad saw. diutus menjadi nabi tepat pada usia 40 tahun. Begitu juga dengan nabi2 yang lain, kecuali Nabi Isa as. dan Nabi Yahya as.
Banyak negara menetapkan untuk menduduki jabatan2 elit seperti ketua negara, disyaratkan bakal calon harus telah berusia 40 tahun. Masyarakat sendiri mengakui prestasi seseorang mantap tatkala orang itu telah berusia 40 tahun. Soekarno menjadi presiden pada usia 44 tahun. Soeharto menjadi presiden pada umur 46 tahun. J.F. Kennedy 44 tahun. Bill Clinton 46 tahun. Paul Keating 47 tahun. Sementara Tony Blair 44 tahun.
Mengapa umur 40 tahun begitu penting.
Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyah usia manusia diklasifikasikan menjadi 4 (empat) period, iaitu
1. Kanak-kanak ( sejak lahir hingga akil baligh )
2. Muda atau syabab ( sejak akil baligh hingga 40 tahun )
3. Dewasa ( 40 tahun hingga 60 tahun )
4. Tua atau syaikhukhah ( 60 tahun hingga mati )
Usia 40 tahun adalah usia ketika manusia benar-benar meninggalkan masa mudanya dan beralih kepada masa dewasa penuh. Kenyataan yang paling menarik pada usia 40 tahun ini adalah meningkatnya minat seseorang terhadap agama sedangkan semasa mudanya jauh sekali dengan agama. Seolah-olah macam satu fitrah di usia ini ramai yang mula menutup aurat dan mendekati kuliah-kuliah agama.
Salah satu keistimewaan usia 40 tahun tercermin dari sabda Rasulullah saw.,
لعَبْدُ الْمُسْلِمُ إِذَا بَلَغَ أَرْبَعِيْنَ سَنَةً خَفَّفَ اللهُ تَعَالَى حِسَابَهُ ، وَإِذَا بَلَغَ سِتِّيْنَ سَنَةً رَزَقَهُ اللهُ تَعَالَى الْإِنَابَةَ إِلَيْهِ ، وَإِذَا بَلَغَ سَبْعِيْنَ سَنَةً أَحَبَّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ ، وَإِذَا بَلَغَ ثَمَانِيْنَ سَنَةً ثَبَّتَ اللهُ تَعَالَى حَسَنَاتِهِ وَمَحَا سَيِّئَاتِهِ ، وَإِذَا بَلَغَ تِسْعِيْنَ سَنَةً غَفَرَ اللهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ وَشَفَّعَهُ اللهُ تَعَالَى فِى أَهْلِ بَيْتِهِ ، وَكَتَبَ فِى السَّمَاءِ أَسِيْرَ اللهِ فِى أَرْضِهِ – رواه الإمام أحمد
"Seorang hamba muslim bila usianya mencapai 40 tahun, Allah akan meringankan hisabnya (perhitungan amalnya). Jika usianya mencapai 60 tahun, Allah akan memberikan anugerah berupa kemampuan kembali (bertaubat) kepadaNya. Bila usianya mencapai 70 tahun, para penduduk langit (malaikat) akan mencintainya. Jika usianya mencapai 80 tahun, Allah akan menetapkan amal kebaikannya dan menghapus amal keburukannya. Dan bila usianya mencapai 90 puluh tahun, Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan dosa-dosanya yang dahulu, Allah juga akan memberikan pertolongan kepada anggota keluarganya, serta Allah akan mencatatnya sebagai tawanan Allah di bumi. (riwayat Ahmad)
Hadis ini menyebut usia 40 tahun paling awal memiliki komitmen terhadap penghambaan kepada Allah swt. sekaligus konsisten terhadap Islam, maka Allah swt. akan meringankan hisabnya. Orang yang usianya mencapai 40 tahun mendapatkan keistimewaan berupa hisabnya diringankan. Tetapi umur 40 tahun merupakan saat harus berhati2 juga. Ibarat waktu, orang yang berumur 40 tahun mungkin sudah masuk senja. Abdullah bin Abbas ra. dalam suatu riwayat berkata, “Barangsiapa mencapai usia 40 tahun dan amal kebajikannya tidak mantap dan tidak dpt mengalahkan amal keburukannya, maka hendaklah ia bersiap-siap ke neraka.”
Imam asy-Syafi’i tatkala mencapai usia 40 tahun, beliau berjalan sambil memakai tongkat. Jika ditanya, jawab beliau, “Agar aku ingat bahwa aku adalah musafir. Demi Allah, aku melihat diriku sekarang ini seperti seekor burung yang dipenjara di dalam sangkar. Lalu burung itu lepas di udara, kecuali telapak kakinya saja yang masih tertambat dalam sangkar. Komitmenku sekarang seperti itu juga. Aku tidak memiliki sisa2 syahwat untuk menetap tinggal di dunia. Aku tidak berkenan sahabat-sahabatku memberiku sedikit pun sedekah dari dunia. Aku juga tidak berkenan mereka mengingatkanku sedikit pun tentang hiruk pikuk dunia, kecuali hal yang menurut syara’ lazim bagiku. Di antara aku dan dia ada Allah.”
Lantas, apa yang harus kita lakukan menginjak usia 40 tahun?
1. Meneguhkan tujuan hidup
2. Meningkatkan daya spiritual
3. Menjadikan uban sebagai peringatan
4. Memperbanyak bersyukur
5. Menjaga makan dan tidur
6. Menjaga istiqamah dalam ibadah.
Jika ada yang mengatakan bahawa: Life began at forty, saya cenderung berpendapat kehidupan yang dimaksudkan ialah kehidupan terarah kepada mendekatkan diri kepada penciptaNya dengan sebenar-benarnya. Tetapi satu perkara yang kita harus sentiasa sedar bahawa kematian memanggil kita bila-bila masa tanpa tanda, tanpa alamat dan tanpa mengira usia. Jika kita beranggapan harus menunggu usia 40 tahun untuk baru memulakan kehidupan yang dimaksudkan di atas, maka rugi dan sia-sia lah hidup kita jika umur kita tidak panjang.
Maksud sabda Nabi Muhammad S.A.W ," Orang yang bijak adalah orang yang selalu mengingati mati".
Ramai manusia tertipu dengan keindahan dunia dan isinya yang bersifat sementara. Sejak Nabi Adam as. sehingga kini, kesemuanya telah kembali kepada Allah swt. tidak kira kaya atau miskin, berpangkat atau tidak. Mengingati mati bukan bermakna kita akan gagal di dunia tetapi dengan mengingati mati kita akan menjadi insan yang berjaya di dunia dan di akhirat. janganlah menunggu sehingga esok untuk membuat persediaan menghadapi kematian, kerana mati boleh datang pada bila-bila masa..

SUBHANALLAH..!! ANAK CACAT MISKIN YANG DERMAWAN


SUBHANALLAH..!! ANAK CACAT MISKIN YANG DERMAWAN

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim .. Ada seorang anak yang kurus tinggal tulang berbalut kulit, yang rambutnya sendiri pun sudah menguning mungkin akibat terpaan sinar matahari dan malnutrisi, menyeret-nyeret tubuhnya. Kakinya cacat. Dia memegang sebuah mangkuk besi. Anak itu merangkak di depan meja yang bertuliskan “donasi”. Orang-orang berpikir:

“Ia akan lewat.” Sebagian lagi berpikir bahwa anak ini minta diberikan sumbangan. Tapi selanjutnya merupakan kejadian yang tak terduga! Dia berkata pada orang-orang dewasa itu, “Saya ingin menyumbang!”
Ia pun menuang koin dari mangkuknya. Para petugas mengulurkan tangan ingin membantu, tapi dia ingin melakukannya dengan tangannya sendiri. Mereka semua tak bisa berkata-kata karena ia memberikan semua yang diperolehnya kepada Lembaga Amal dengan usahanya dan dengan tangannya sendiri.
Tapi ternyata tak hanya itu. “Saya masih punya uang lagi.” Ia berkata dengan antusias sambil merogoh saku celananya. Ia mengambil beberapa lembar uang dan kemudian menyumbang… lagi !!
Dalam hati saya berteriak, “Aduh adik ini. Jangan-jangan dia sudah menyumbang semua uangnya!” Bagaimana orang yang menurut standar normal miskin itu ternyata begitu kaya hatinya? Memang kita jangan pernah memandang rendah orang lain.
Tapi terlebih lagi, jangan kita memandang rendah diri sendiri. Kita kadang tidak dapat memilih apakah kita bisa punya kekayaan materi, kita juga tidak bisa memilih kondisi tubuh kita, tapi kita selalu bisa memilih untuk memiliki kekayaan hati. Anak ini telah menunjukkan hal ini kepada kita semua.
Aduh, mata saya sampai berair air melihat dia. Sungguh kagum. Melihat wajahnya, tubuhnya, kondisinya, rasanya jika berpas-pasan di jalan, mungkin aku akan merasa iba. Tapi dengan ini, aku baru sadar dia bukan orang yang perlu dikasihani karena dia sudah begitu kaya. Tapi dia perlu dikasihi agar dia dapat berbagi lagi dengan orang lain.
Orang bijak mengatakan ”Sesungguhnya jika kita berbuat kebaikan, kita bukan hanya menolong orang lain atau mahkluk lain. Sesungguhnya kita sedang membantu diri sendiri agar lebih bahagia. Temukanlah kebahagiaan dengan memberi.” Adik itu saja bisa. Kita juga pasti bisa. Semoga rekan-rekan semua semakin bersemangat menjalani hari.
Jika Anda tersentuh dengan cerita di atas, tolong sampaikan cerita ini ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada cerita di atas.
Subhanallah maha suci Allah yg memberikan hati yang lunak kepada anak itu ...
Salam santun dan keep istiqomah ..
( Subhanallah || Semoga Bermanfaat )

Wednesday, May 7, 2014

Metode menghafal Al Quran 30 juz


-- Metode menghafal 30 juz ayat dalam Alquran saat ini sudah dikembangkan hingga bisa dilakukan dalam waktu relatif singkat. Dengan niat yang kuat, seluruh ayat Alquran bisa dihafal dalam 40 hari.
Metode menghafal Alquran dalam 40 hari telah dikembangkan di Sudan. Ulama asal Sudan, Syaikh Karamallah Abdallah bin Asy-Syaikh Bin Abdallah mengatakan, metode menghafal Alquran biasanya dilakukan bersama ratusan orang pada usia dini atau anak-anak.
Secara umum, menghafal Alquran di Sudan dilakukan bersamaan dengan latihan menulis. "Metode tradisional di Sudan dilakukan santri dengan belajar dari pagi sampai malam," ujarnya dalam seminar akbar Metode 40 Hari Menghafal Alquran di Yogyakarta, Ahad (4/5).
Mereka yang menghafal Alquran di Sudan sudah mulai belajar sejak dua jam sebelum subuh. Waktu tersebut merupakan saat paling baik dalam belajar menghafal. Mereka menghafal hingga waktu subuh pada 05.30 waktu setempat.
Setelah subuh, santri menuliskan ayat-ayat yang mereka hafalkan dengan diketahui syeikh/ustaz setempat. Masing-masing santri menuliskan ayat sesuai kemampuan hafalan. Sembari menghafal, mereka juga belajar bagaimana menulis Alquran dari subuh sampai terbit matahari.
Kegiatan menghafal dilanjutkan kembali setelah istirahat minum teh sampai pukul 11.00 waktu setempat. Santri mendapatkan istirahat untuk makan dan tidur dari jam 11.00-13.00 waktu setempat.
Antara waktu dzuhur-ashar, santri kembali memperbaiki bacaan selama dua jam. Kegiatan itu diulang pada waktu antara Maghrib-Isya.
Dalam metode menghafal tradisional Sudan, santri tidak boleh menghafal kurang dari tujuh juz sehari. Para santri yang sudah lancar bisa menghafal di hadapan syeikh dalam waktu 7-10 menit untuk 1 juz. Mereka menghafal di hadapan ustad hingga 350 kali untuk 30 juz. Hal itu dinilai membuat hafalan santri menjadi sangat kuat.
Dengan metode tradisional tersebut, ternyata banyak orang yang tidak bisa meluangkan waktu lama untuk menghafal Alquran secara intensif. Dari situ muncul metode 40 hari menghafal Alquran. Dengan metode tersebut, santri menghafal sendiri dalam 30 hari dan 10 hari untuk menghafal di hadapan ustad.
Untuk menghafal Alquran dalam 40 hari, santri harus sudah dapat membaca Alquran secara lancar. Santri akan lebih mudah menerapkan metode jika pernah menghafal Alquran meski pun baru sedikit ayat.
Santri mulai menghafal Alquran sebelum subuh sampai maghrib. Setiap tujuh santri akan didampingi satu ustad. Di Sudan, metode tersebut sudah dipraktikkan empat ulama terkemuka. Di Indonesia, metode 40 hari menghafal Alquran pertama kali dipratikkan di Makassar pada 2013.
Direktur Pelaksana Alquran Memorization Training, Faizal Abdillah Shahib mengungkapkan, angkatan pertama penghafal Alquran di Makassar dalam waktu 40 hari dibentuk pada April 2013 dan berlanjut pada September 2013. Dari angkatan tersebut, sudah dihasilkan lebih dari 15 orang penghafal Alquran.
Metode menghafal Alquran 40 hari dinilai alumni penghafal Alquran yang belajar di Sudan tersebut bukan hal baru. Metode telah dikembangkan bukan hanya di Sudan, tetapi juga di Swiss, Australia, dan Arab Saudi. "Di Indonesia pertama kali di Makassar dan menghafal alquran dalam waktu secepat itu bisa dilakukan," ujarnya.
Metode menghafal atau daurah 40 hari dilaksanakan dengan sistem karantina. Setiap peserta akan dinilai hafalannya di hadapan muhaffidz. Faizal mengatakan, syarat utama untuk mengikuti metode tersebut adalah niat kuat yang akan membantu bertahan dalam proses menghafal alquran. Dia mengakui banyak peserta yang melarikan diri sebelum berhasil menghafal karena kurangnya niat.
Dengan metode menghafal 40 hari, santri memiliki target hafal satu juz dalam satu jam. Santri harus menggunakan semua indera dan fokus selama menghafal. Santri pun dituntut mengubah kebiasaan lama seperti banyak tidur dan makan.
Selama karantina, santri akan berkompetisi secara sehat yang mendorong untuk terus menghafal. Dengan metode menghafal tersebut, santri yang berusia 70 tahun pun berhasil menghafal 30 juz selama 40 hari. "Gunakan 40 hari sebaik mungkin dengan kerja keras dan kerja cerdas," ujar Faizal.

YAHUDI MARAH KETIKA MELIHAT KARYA SENI INI.


Ada seorang yahudi tidak suka
melihat "seni" ini, lalu seorang
nasrani bertanya :
"Kenapa anda tidak suka..??
Padahal nasrani dan yahudi
berada di posisi yang paling
atas?"
Orang Yahudi itu pun
menjawab :
"Kalau umat Islam itu bangkit,
pasti kita semua akan jatuh."
awalnya mungkin patung lilin
ini ditujukan untuk menghina
kaum muslim, namun jika
dicermati sampai saat sekarang
kondisi seperti inilah yang
dialami kaum Muslim dalam
keterpurukannya.
saatnya Kaum Muslim bangkit
dari keterpurukannya dan
menjadi Khayru ummah seperti
yang Allah gambarkan dalam
Quran

Thursday, April 24, 2014

Sedekah Nasional di Panti Asuhan yang tengah membutuhkan


INFO SEDEKAH NASIONAL
APA SEDEKAH NASIONAL ?
Sedekah Nasional adalah Gerakan Sedekah yang digaungkan secara nasional untuk mengajak masyarakat baik perorangan, lembaga dan perusahaan untuk bersedekah di hari tersebut atau tanggal 27 April tersebut.
KAPAN DIMULAINYA ?
Gerakan tersebut dimulai pada tahun 2010 tanggal 27 April, sewaktu siaran di MNCTV. Ustadz Yusuf Mansur menggaungkan secara nasional kebiasaan sedekah Waroeng Group.
Waktu itu Ust Yusuf menyeru para pengusaha untuk menyedekahkan satu hari omset (hasil penjualan) bisnis. Bukan sekadar menyisihkan sebagian keuntungan usaha.
“Kalau sedekah dari sebagian keuntungan sih, sudah biasa. Sedekah yang luar biasa, dong. Paling enggak, sekali-kali dalam setahun atau seumur hidup, sedekahlah yang besar. Berikan semua keuntungan pada Allah SWT”
SIAPA YANG MEMULAI ?
Hari Sedekah Nasional bermula dari kebiasaan amal Waroeng Group yang dikomandoi pengusaha Jody Broto Suseno. Setiap tahun, pada 27 April, Waroeng Group yang meliputi outlet Waroeng Steak and Shake, Bebaqaran, Feskul, Bebek Goreng Haji Slamet Jogja dan Malang serta Soccer Futsal, menyedekahkan seluruh omset mereka hari itu. Yang pada akhirnya Setiap tahunnya, tanggal 27 April PPPA Daarul Quran menetapkan sebagai hari sedekah nasional.
SIAPA SAJA YANG TELAH BERGABUNG :
1. Sandiaga Uno (Grup Saratoga).
2. Jody Broto Suseno, pemilik jaringan Waroeng Group,
3. Pramono atau Mas Mono, bos jaringan resto Ayam Bakar Mas Mono,
4. Haji Iyus Ruslan pemilik RM Cibiuk
5. Hendy Setiono Pemilik jaringan Kebab Turki Baba Rafy
6. Budi Harta Winata pengusaha Baja dan Kontraktor
7. Solikhun Kontraktor dan Pengusaha Mebel
8. Masyuri. turut dalam barisan ini.
9. Sejumlah pemilik showroom mobil
10. Jasa Pengiriman
11. Kedai Kopi dll
12. Termasuk Pengusaha kelas gurem juga:Tukang maenan, tukang cukur,. Ada tukang keripik dorong dan lain sebagainya
APAKAH SEDEKAH HANYA 27 APRIL SAJA ?
Dari sekadar gerakan spontanitas, para pengusaha itu bersepakat untuk menggemakan gerakan serupa ke tingkat nasional. Maka, ditetapkanlah tanggal 27 April sebagai Gerakan Sedekah Nasional sejak tahun 2012. Peringatan Harsena ini hanya momentum. Bukan berarti sedekah hanya tanggal 27 April saja.
DIMANA SAJA ?
Selain di Jadebotabek Gerakan Ini juga hadir di kota-kota cabang Program Pembibitan Penghafal Al Quran Daarul Quran (PPPA Daqu) seperti Jogja, Bandung, Malang, Semarang, Surabaya, Palangkaraya, Lampung, dan lain-lain.
Hari sedekah Nasional bukan memaksa atau mengarahkan publik untuk bersedekah melalui PPPA Daqu saja.Silakan bersedekah yang utama kepada orangtua, sanak keluarga, dan orang-orang sekitar Anda atau melalui Lembaga Amil tepercaya. serta di Panti Asuhan2 yang masih merintis atau yang sangat membutuhkan seperti yang berada di Yogyakarta, namun berada di pinggiran kota yogyakarta tepatnya di Jalan Godean KM. 14,5 Gedongan Sumberagung Moyudan Sleman Yogyakarta 55563.
UNTUK DI PANTI ASUHAN AL FURQON MOYUDAN BAGAIMANA CARANYA
Kalau yang mau bergabung sedekah nasional dengan PANTI ASUHAN AL FURQON MOYUDAN
Info Hub : Sdri. Mila 0856 433 878 33, Yayen 0877 390 286 99 Yudi 085 747 272 335
Call Center : 0274 6497150
Sms : 0856 432 600 99
Twiiter : @PayAlFurqon
Web Site : www.facebook.com/pantialfurqon.sleman 
REKENING SEDEKAH
BRI : 30 600 101 7401 535
MANDIRI : 137 00100 525 42
An/ Lembaga Panti Asuhan Al Furqon Moyudan
HARAPAN HASIL TAHUN 2014 UNTUK PEMANFAATAN DANA SEDEKAH NASIONAL
1. Pembangunan Panti Asuhan Al Furqon dimana letak saat ini menumpang di dalam ruang sekolah milik SMK Islam Moyudan yang telah berlangsung 3 tahun
2. Pemenuhan Kebutuhan Hidup sehari-hari termasuk Logistik dan Biaya Sekolah, Gizi Santri : menyuplai para santri tahfidz dengan makanan pokok bergizi, 
3. Pembiayaan Program Santri Menghafal Al Quran yang telah berlangsung beberapa tahun yang lalu sebelum berada di Sleman telah diawali pada Panti Asuhan sebelumnya
4. Permodalan Usaha Ekonomi Produktif Panti Asuhan Al Furqon Moyudan (Pengelolaan Barang Rongsok/Bekas, Penjualan Alat Tulis Sekolah & Kantor, Budidaya Lele)
5. Ruang Perpustakaan yang memadai untuk Santri yang didukung sarana Multimedia, Bahasa dll.
6. Program sedekah sawah. Yang telah mulai tanam padi perdana bertepatan dengan Hari Kartini pada Senin, 21 April 2014 melipatkan segenap santri bersama pengasuh di area persawahan Gedongan dan Malangan Desa Sumberagung Moyudan Sleman. Selain padi juga menanam sayuran secara bermacam variasi yang disebut dikelolaannya dengan nama Tanaman Pokok Plus Tumpangsari (TP2T). Dengan berawal dari sawah amanah dari warga untuk dikelola jika terdapat hasil panen untuk dinikmati anak2 panti asuhan, dengan cita- citanya menuju 10 hektar dengan tujuan hidup terpenuhi, sehat, mandiri dan berdaulat pangan dengan bahan pangan hasil panen sendiri
7. Dalam rangka menunjang berbagai kegiatan tersebut kami pandang perlu dan penting adanya sarana mobilisasi, baik pick-up maupun non pick-up..

------------------------------------------------Demikian 7 Harapan & Tujuan Panti Asuhan Al Furqon Moyudan, Semoga Dapat Tercapai dan Menjadi Berkah Untuk Semuanya, Bagi Yang Turut Berpartisipasi, Jazakumullah Khairan Katsiran Wa Jazakumullah Ahsanal Jaza---------------------------------------------------

Thursday, March 6, 2014

Hadist-hadist Keutamaan Sedekah

Allah SWT menyebut sedekah sebagai “pinjaman yang baik” (qardhul hasan). Orang bersedekah hakikatnya meminjamkan harta kepada Allah dan Dia pasti akan mengembalikan pinjaman dengan pengembalian yang berlipat ganda.

Para mufasir menerjemahkan “pinjaman yang baik” itu dengan makna “menafkahkan harta di jalan Allah”, yakni menyumbangkan harta untuk meringankan beban orang lain, seperti kaum dhuafa, atau mendanai syiar dakwah dan jihad di jalan Allah.


Sejumlah ayat Quran dan hadits di bawah akan sedikit memberikan petunjuk serta penjelasan tentang keutamaan sedekah, mulai bertambahnya harta kekayaan, hingga keajaiban sedekah yang mampu menyembuhkan penyakit - atas izin Allah.

Ayat-Ayat Sedekah”Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (pembayarannya oleh Allah) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS.Al-Hadid:18)

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik, maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan kelipatan yang banyak, dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan”. (QS. Al-Baqarah: 245)

“Dan apakah (kerugian) yang akan menimpa mereka jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat, serta mereka mendermakan (sedekah) sebagian dari harta yang telah dikurniakan Allah kepada mereka?” (QS. An-Nisa:39).

“Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisik-bisikan mereka, kecuali (bisik-bisikan) orang yang menyuruh bersedekah atau berbuat kebaikan atau mendamaikan di antara manusia dan sesiapa yang berbuat demikian dengan maksud mencari keridaan Allah, tentulah Kami akan memberi kepadanya pahala yang amat besar” (QS. An-Nisa:114).

“Wahai orang-orang yang beriman! Sebarkanlah sebahagian dari apa yang telah Kami berikan kepada kamu, sebelum tibanya hari (kiamat) yang tidak ada jual beli padanya dan tidak ada kawan teman (yang memberi manfaat), serta tidak ada pula pertolongan syafaat dan orang-orang kafir, mereka itulah orang-orang yang zalim” (QS. Al-Baqarah:254).

Hadits-Hadits Sedekah“Sesungguhnya sedekah seseorang walau hanya sesuap, akan dikembangbiakkan oleh-Nya seperti gunung, maka bersedekahlah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

“Harta itu tidak akan kurang dengan disedekahkan.” (HR. Imam Muslim).

Dari Ali bin Abi Thalib r.a., Rasulullah saw. bersabda, “Segeralah bersedekah, sesungguhnya musibah tidak dapat melintasi (mendahului) sedekah.” (Razin, Misykât). Ali berkata: "Pancinglah rezeki dengan sedekah." “Setiap awal pagi saat matahari terbit, Allah menurunkan dua malaikat ke bumi. Lalu salah satu berkata, ‘Ya Allah, berilah karunia orang yang menginfakkan hartanya. Ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya karena Allah’. Malaikat yang satu berkata, ‘Ya Allah, binasakanlah orang-orang yang bakhil.” (Muttafaq ‘Alaih dari Abu Hurairah). [Giving Insight, edisi Mei-juni 2012] | foto
- See more at: http://www.alquran-syaamil.com/2013/01/alquran-dan-alhadits-tentang-keutamaan.html#sthash.XvTS6tfJ.dpuf

Wednesday, December 25, 2013

YOGYAKARTA, LIBURAN SAMBIL BERAMAL, MENCARI TIKET SURGA

YOGYAKARTA - Merupakan kota dengan beribu budaya,dan beribu wahana wisata. Sejarah yang telah ditorehkan oleh Kota Gudeg ini, melahirkan aneka peninggalan jua kebudayaan yang mengundang daya tarik tersendiri bagi wisatawan dalam dan luar negeri.

SLAMAT DATANG di JOGJA,
SLAMAT BERLIBUR,
dan
SELAMAT BERBAGI 

juga Selamat Menikmati KEAJAIBAN SEDEKAH

Salurkan donasi anda ke Panti Asuhan AL Furqon
Rekening Infaq/Sedekah:

Mandiri - 137 0010052542
BRI 306001017401535

"Smoga Allah memberikan pahala atas apa yang anda berikan, menjadikannya suci dan mensucikan, serta Allah memberikan keberkahan atas harta anda yang tersisa" aamiin 

Saturday, October 5, 2013

Korban Sapi Kolektif, tinggal 1 bagian lagi....berminat?


Daftar peserta Qorban Sapi seharga Rp.14 juta untuk 7 orang masing-masing 2 juta (dua juta rupiah) sbb:
1. Bp. Hafid Zaini (Surakarta)
2. Bp. Wibowo Suharwan (Klaten) 
3. Bp. Ir. Ahmad Supriyadi MM (yogykarta)
4. Ibu dr. Astriana Sp.A (yogyakarta)
5. Bp. Nasrun Jaka (yogyakarta) 
6. Ibu Elya (yogyakarta)
7. ......
tinggal 1 bagian ... berminat silahkan segera Hubungi:
1. 0856 432 600 99 Aryayin
2. 08564 33 878 33 Milatul Hidayah
3. 085 747 272 335 Muhammad Suyudi
4. (0274) 6497150 Telpon & Fax Panti Al Furqon
Demikian kami informasikan... terimakasih

Wednesday, September 25, 2013

Hukum Menjual Kulit Hewan Qurban Untuk Kepentingan Masjid

Hukum Menjual Kulit Hewan Qurban Untuk Kepentingan Masjid

Oleh: Ust. Badrul Tamam
Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah atas limpahan nikmat-nikmat-Nya yang tak mampu kita menghitungnya. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada hamba dan utusan-Nya, Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.
Idul Adha sebentar lagi tiba. Kaum muslimin akan merayakannya dengan mendirikan shalat dan menyembelih qurban, sebagai bentuk syukur kepada Allah dan menjalankan sunnah Nabi-Nya Shallallahu 'Alaihi Wasallam,
إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ  فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
"Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkorbanlah." (QS. Al-Kautsar: 1-2)
Dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'Anhu, berkata: "NabiShallallahu 'Alaihi Wasallam menyembelih dua ekor kambing kibas yang gemuk dan bertanduk, beliau membaca basmalah dan bertakbir serta meletakkan kakinya di samping leher dua kibasnya itu." (HR. Bukhari dan Muslim)
Menyambut datangnya hari raya qurban, biasanya, masjid-masjid membentuk panitia penyembelihan dan penyaluran hewan qurban. Tujuannya, untuk membantu jama'ah dalam menjalankan penyembelihan hewan qurbannya.
Dalam hal ini, panitia sebagai wakil dari para mudhihhiin(orang-orang yang berqurban). Karenanya mereka memiliki kewenangan untuk memutuskan pembagian dari hewan qurban, di antaranya kulitnya. Sulitnya mengurusi dan memperlakukan kulit, ada sebagian panitia yang memutuskan untuk menjual kulit. Hasil penjualannya diserahkan kepada masjid sebagai uang kas untuk kebutuhan masjid. Bagaimana hukum menjual kulit hewan qurban untuk kepentingan masjid seperti ini?
Persoalan menjual kulit sudah muncul sejak zaman dahulu, sehingga Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam memberikan larangan dan ancaman yang keras,
مَنْ بَاعَ جِلْدَ أُضْحِيَّتِهِ فَلَا أُضْحِيَّةَ لَهُ
"Siapa yang menjual kulit hewan qurbannya, maka tidak ada qurban untuknya (tidak diterima)." (HR. Al-Hakim dan al-Baihaqi, dihassankan oleh Al-Albani dalam Shahih al-jami', no. 6118)
Hal ini seolah menggambarkan, memberikan kulit kepada tukang jagal sebagai bayaran atau bagian dari bayaran sudah biasa sejak zaman Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam,karenanya beliau melarang untuk memberikannya kepada tukang jagal sebagai bayaran. Dari Ali bin Abi ThalibRadhiyallahu 'Anhu, berkata:
أَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقُومَ عَلَى بُدْنِهِ وَأَنْ أَتَصَدَّقَ بِلَحْمِهَا وَجُلُودِهَا وَأَجِلَّتِهَا وَأَنْ لَا أُعْطِيَ الْجَزَّارَ مِنْهَا
"Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam memerintahkan kepadaku untuk mengurus hewan qurbannya, dan agar aku menyedekahkan dagingnya, kulitnya, dan bulunya serta tidak memberikan kepada tukang jagal darinya." (Muttafaq 'alaih dengan lafadz milik Muslim)
Kemudian Ali berkata,
نَحْنُ نُعْطِيهِ مِنْ عِنْدِنَا
"Kami memberinya upah dari harta kami." (HR. Muslim)
Al-Shan'ani dalam Subul al-Salam berkata, "Hadits itu menunjukkan untuk disedekahkan kulit dan bulunya sebagaimana disedekahkan dagingnya. Tukang jagal tidak boleh diberi sedikitpun darinya sebagai upah karena hal itu sama hukumnya dengan menjual, karena ia berhak mendapat upah. Dan hukum qurban sama dengan hukum hadyu, karenanya tidak boleh dijual dagingnya dan kulitnya serta tidak boleh sedikitpun diberikan kepada tukang jagal."
Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan tentang larangan memberikan bagian hewan qurban kepada tukang jagal, "Karena memberikan kepadanya adalah sebagai ganti (barter) dari kerjanya, maka ia semakna dengan menjual bagian darinya, dan itu tidak boleh. . . dan mazhab kami, tidak boleh mejual kulit hadyu dan hewan qurban, dan tidak boleh juga menjual sedikitpun dari keduanya."
. . . memberikan kulit kepada tukang jagal sebagai bayaran atau bagian dari bayaran sudah biasa sejak zaman Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, karenanya beliau melarang untuk memberikannya kepada tukang jagal sebagai bayaran. . .
Perbedaan Pendapat di Kalangan Ulama
Para ulama madzhab berbeda pendapat tentang hukum menjual bagian dari hewan qurban, di antaranya kulitnya. Dan pendapat yang paling kuat dan selaras dengan zahir nash adalah pendapat yang mengatakan, tidak boleh menjual apapun dari hewan qurban, baik kulit, wol, bulu, tulang, atau yang lainnya. Ini adalah mazhab Imam Malik, al-Syafi'i, Ahmad, dan Abu Yusufrahimahumullah. Hal ini didasarkan kepada hadits Ali bin Abi Thalib di atas, "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallammemerintahkan kepadaku untuk mengurus hewan qurbannya, dan agar aku menyedekahkan dagingnya, kulitnya, dan bulunya serta tidak memberikan kepada tukang jagal darinya. Kami memberinya upah dari kantong kami." (HR. Muslim)
Dan juga karena menyembelih hewan qurban itu dijadikan sebagai qurbah (mendekatkan diri) kepada Allah Ta'ala. Sedangkan amal-amal qurubaat tidak menerima penukaran dengan harga, maka tidak boleh dijual sebagaimana harta wakaf. (Dinukil dari Kitab Ahkam al-Udhiyah fi al-Fiqh al-Islami, DR. Walid Khalid al-Rabi')
Abu Malik Kamal dalam Shahih Fiqih Sunnah (3/543), -sesudah menjelaskan alasan tidak bolehnya menjual sesuatu dari anggota badan hewan qurban- mengatakan: "Ini adalah pendapat Imam al-Syafi'i dan Ahmad. Sementara Abu Hanifah berpendapat, ia boleh menjualnya sesukanya dari daging hewan qurban tersebut dan menyedekahkan harganya. Namun yang paling jelas itu tidak dibolehkan."
Hikmahnya
Berqurban adalah bentuk mendekatkan diri kepada Allah dengan mengalirkan darah hewan qurban. Hukum asalnya, tidak boleh mengambil sedikitpun darinya. Hanya saja Allah mengembalikan kepada orang yang berqurban sebagai hadiah untuk ia makan sebagiannya, menyedekahkan sebagiannya, dan menghadiahkan jika masih ada. Dan harta yang diperuntukkan mendekatkan diri (taqarrub) tidak boleh dijual oleh yang mengeluarkannya, seperti zakat dan kafarat.
Maka bagi orang yang berqurban dan panitia yang menjadi wakil dari orang yang berkurban dalam menjalankan penyembelihan hendaknya mendistribusikan dari hewan qurban pada sesuatu yang dibolehkan oleh Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam berupa menikmatinya dan memanfaatkannya seperti dijadikan sandal, sepatu, tas, tempat minum, dan lainnya. Maka jika kulit-kulit hewan kurban dijadikan sesuatu yang bisa dinikmati secara umum di masjid maka tidak mengapa.
Sesungguhnya tujuan baik untuk memenuhi kebutuhan masjid tidak bisa menghalalkan segala sesuatu, di antaranya menjual kulit hewan kurban untuk kepentingan masjid. Karena disebutkan dalam satu kaidah, "al-Ghayah laa Tubarriru al-Wasiilah" (Tujuan baik tidak lantas menjadikan sarana itu menjadi baik). Karena sarana di sini memiliki hukum tersendiri dalam syariat Islam.
. . . tujuan baik untuk memenuhi kebutuhan masjid tidak bisa menghalalkan segala sesuatu, di antaranya menjual kulit hewan kurban untuk kepentingan masjid. . .
Kesimpulan
Keputusan panitia penyembelihan hewan kurban menjual kulit hewan qurban yang hasilnya sebagai kas masjid termasuk bentuk hakiki dari menjual kulit hewan qurban yang tidak dibenarkan dengan alasan-alasan yang sudah disebutkan di atas. Karena panitia berkedudukan sebagai wakil dari orang-orang kaya yang berkurban bukan sebagai wakil dari para penerima sedekahnya. Sementara penyaluran yang dilakukan wakil orang yang berkurban itu seperti penyalurannya dia sendiri, yang berarti orang-orang yang berkurban telah mejual kulit hewan qurbannya untuk disedekahkan harganya. Dan ini terancam dengan sabda Nabi  Shallallahu 'Alaihi Wasallam, ""Siapa yang menjual kulit hewan qurbannya, maka tidak ada qurban untuknya (tidak diterima)." (HR. Al-Hakim dan al-Baihaqi, dihassankan oleh Al-Albani dalam Shahih al-jami', no. 6118)
. . . Keputusan panitia penyembelihan hewan kurban menjual kulit hewan qurban yang hasilnya sebagai kas masjid termasuk bentuk hakiki dari menjual kulit hewan qurban yang tidak dibenarkan dengan alasan-alasan yang sudah disebutkan di atas. . .
Dan ini lebih kuat tidak dibolehkan karena masjid bukan hanya milik orang-orang miskin yang dianggap berhak menerima sedekah. Dan kalau kulit itu diposisikan sebagai wakaf, maka wakaf itu harus dipakai hingga rusak dan bukan diperjual belikan. Dan sebagaimana biasa, penjualan kulit untuk kas masjid itu bukan sebagai wakaf bagi masjid. Karena ia tidak keluar dari kekuasaan orang yang berkurban kecuali sesudah dijualkan oleh panitia, maka ini tidak boleh. Wallahu Ta'ala A'lam. [PurWD/voa-islam.com]

Monday, September 9, 2013

berkorban bersama yatim piatu & dhuafa' panti asuhan al furqon

Dibuka kesempatan berkorban bersama yatim piatu & dhuafa' panti asuhan al furqon moyudan... Lokasi di salah satu wali santri desa Ngablak Magelang.. Insyaallah acara penyembelihan hewan qurban kami rencanakan 13 dzulhijah sekaligus dalam puncak acara baazar/ pasar murah sembako... Maka untuk menyambut hari raya idul adha agenda kegiatan tersebut menjadi konsentrasi untuk kami upayakan demi kelancaran acara tsb. Senantiasa kami tak lupa kami menawarkan kepada Bapak/Ibu untuk turut berpartisipasi.. Dengan Harga kambing mulai 1juta - 2,5juta per ekor dan sapi antara 9juta - 15juta (untuk 7 orang).. Berminat segera daftarkan atau hubungi: 0274 6497150 HP 085643260099 .. Bp. Yayen, Sdr. Yudi atau Ibu Mila.. Atau bisa melalui transfer Ke Rekening: 1370010052542 atas nama lembaga panti asuhan al furqon moyudan.. Anda transfer? Segera konfirmasi... Terimakasih

Harga hewan kurban di Bantul melambung

Bantul (ANTARA Jogja) - 

Permintaan hewan kurban di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami peningkatan yang signifikan sehingga menyebabkan harga melambung tinggi.


"Permintaan hewan kurban khususnya kambing mengalami peningkatan sangat tinggi. Akhir-akhir ini, permintaan tiap hari bisa mencapai lima ekor dari sebelumnya dua atau tiga ekor per hari. Permintaan masih akan meningkat hingga H-2 Lebaran Idul Adha," kata pemilik pusat penjualan kambing di jalan Wates KM 11 Sedayu,Kabupaten Bantul Sudarman, Selasa.

Sudarman mengatakan, harga kambing ukuran kecil berkisar Rp1,3 juta/ekor sedangkan ukuran sedang Rp1,7 juta dan yang besar Rp2 juta. Kambing biasanya dibeli dari Pasar Muntilan, Pasar Sentolo, Pasar Godean dan Pasar Kenteng Nanggulan.

"Harga akan terus naik, karena ketersedian hewan kurban sangat sedikit dan susah didapat, sehingga menyebabkan harga hewan kurban khususnya kambing naik," kata dia.

Kata dia, setiap Idul Adha mampu menjual kambing antara 30 hingga 35 ekor. Selain itu, dirinya mampu menjual tujuh hingga 10 ekor sapi.

"Saat ini, harga sapi ukuran kecil Rp10 juta, sedangkan sapi ukuran sedang seharga Rp13 juta hingga Rp15 juta. Sekarang harga sapi juga terus melambung karena permintaan terus naik, sedangkan persediaan terbatas," kata Sudarman.

Seorang pedagang sapi, Sugeng, mengatakan, harga sapi kurban pastikan akan terus naik hingga satu hari menjelang Lebaran Idul Adha. Naiknya harga sapi dikarenakan permintaan sangat banyak sedangkan ketersediaan sapi terbatas. 

Ia mengatakan, harga sapi kurban rata-rata mencapai Rp10,5 juta yang sebelumnya Rp9,5 juta , sedangkan harga sapi yang berkisar Rp12 juta per ekor sekarang naik menjadi Rp13 juta hingga Rp14 juta. Harga tergantung besarnya sapi tergatung daerah asal.

"Sapi yang paling dicari dari Kabupaten Gunung Kidul, karena serat dagingnya sangat baik. Harga sapi kurban dari Gunung Kidul mencapai Rp13,5 juta," kata dia.

Ia mengatakan, untuk memenuhi permintaan sapi kurban, dirinya membeli sapi dari berbagai pasar di D.I Yogyakarta dan Jawa Tengah. Karena, permintaan sapi untuk kurban biasanya mencapai 150 ekor.

"Kami mulai satu bulan terakhir membeli sapi di Pasar Hewan Pengasih, Pasar Hewan Gamping, Pasar Hewan Muntilan, Pasar Hewan Magelang dan Pasar Hewan Wonosari," kata dia.
(KR-STR)

Sunday, September 8, 2013

Qurban, Kambing atau Sapi?

YTH. Bapak /Ibu Kaum Muslimin Muslimat
Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Sesungguhnya kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak, maka dirikanlah sholat dan berkonbanlah (Qs.Al Kautsar:1-2).

Datangnya Hari Raya Idul Qurban 1434 H. bagi kaum muslimin adalah menghilangkan ego, ikhlas untuk berbagi serta memberikan harta yang paling kita cintai.
Lembaga Panti Asuhan Al Furqon Moyudan yang berada di Gedongan Sumberagung Moyudan Sleman, mengajak serta memberi kesempatan kepada Bapak/Ibu/Saudara kaum muslimin untuk Menyalurkan Hewan Qurban (Kambing/Sapi)/ Kulit Hewan Qurban Idhul Adha. Yang akan kami kelola untuk memenuhi kebutuhan pokok dan hewan qurban akan kami tasarufkan pada masyarakat yang lebih membutuhkan.
Insyaallah Qurban ataupun donasi yang Bapak/Ibu tasarufkan akan menjadi saksi kehidupan diakherat kelak. Donasi dapat kami jemput secara langsung/melalui transfer ke Nomor Rekening: 1370010052542 Bank Mandiri KCP Diponegoro Yogyakarta,
a.n Lembaga Panti Asuhan Al Furqon Moyudan.
Konfirmasi Telp.&Fax./HP.: (0274) 6497150 --- 085643260099 atau Flexy 02747007509
Besar harapan kami atas terkabulnya permohonan ini, atas perhatiannya kami ucapkan banyak terima kasih. Teriring do’a semoga menjadi amal yang diridhoi Allah SWT.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

8 September 2013
Lembaga Panti Asuhan Al Furqon Moyudan

Friday, July 19, 2013

Keutamaan Menyantuni Anak Yatim . . . . . . .


Dari Sahl bin Sa’ad radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَا » وأشار بالسبابة والوسطى وفرج بينهما شيئاً

“Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya[1].

 rtikel 'Keutamaan Menyantuni Anak Yatim — Muslim.Or.Id'

Thursday, July 18, 2013

BIJAK MENYIKAPI HARTA, ISTIQOMAH SOLUSI SAAT TIADA...

Ali bin Hasan ra, pada suatu hari menjenguk Muhammad bin Usamah bin Zaid yang sedang sakit di rumahnya. Muhammad bin Usamah menangis ketika melihat kedatangan Ali bin Hasan.”Mengapa engkau menangis saudaraku ? tanya Ali. ”Aku ini mempunyai hutang, yang belum dapat aku lunasi.” Berapa banyak hutangmu itu ?” Ali bertanya lagi. ”Semua ada lima belas ribu dinar.” Dengan penuh kasih sayang kepada orang ini, Ali bin Hasan mengatakan kepadanya: ” Hutangmu akan aku lunasi seluruhnya.”

Sahabat Rasulullah , Salman Al – Farisy berkata : ”Apabila seorang dermawan meninggal dunia, maka penjaga bumi berkata: ” Lepaskan urusan dunia ini dari hamba- Mu yang dermawan ini. Apabila yang meninggal itu orang bakhil ,maka bumi berkata : ” Ya Rabbi, halangi orang ini memasuki surga, sebagaimana ia telah menghalangi memberi apa yang ada di tangannya dari perkara dunianya.”

Bagaimana sikap kita terhadap harta ? , orang kaya hendaklah bersifat aushath (pertengahan) dan orang miskin hendaklah bersifat qana’ah (menerima) apa yang telah ada padanya dan mencukupkan dengan apa yang ada.

Dengan harta orang beriman mampu memposisikan dirinya ,keluarganya dan orang lain, maka itulah harta yang diridhoi Allah. Si kaya mestinya dapat menempatkan dirinya dan keluarganya dengan tidak melupakan agamanya. Dengan hartanya ia membangun akhirat dan menempatkan dirinya ke dalam surga jannatun na’im. ”Bahwa harta dunia adalah barang titipan tidak kekal, kelak suatu saat harta meninggalkan kita tidak perlu terlalu resah.

Tapi hendaknya mencari harta itu perlu dan bermohon kepada Allah soal perkara harta diperkenankan. ”Allah Tabaraka Wa Ta’ala turun ke langit dunia pada setiap malam, yaitu pada sepertiga malam.Ia berfirman : Siapa yang memohon kepada- Ku pasti Aku akan kabulkan permohonannya. Yang meminta kepada Ku pasti akan Aku perkenankannya.Yang memohon ampun kepada-Ku niscaya Aku akan mengampuninya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

”Sikap resah akibat ditinggalkan harta adalah wajar yang terpenting adalah bagaimana memposisikan harta dunia dengan agama, jangan kita melupakan salah satunya sehingga Allah SWT kemudian akan mengingatkan kita. Sikap menyayangi sesama adalah sebagi perwujudan dari do’a, agar Allah SWT selalu menyayangi kita dengan hamparan ridho- Nya. ”

4 KISAH TERKABULKANYA DOA melalui tulusnysa SEDEKAH DIALAMI 3 DONATUR


..."Maka kami memperkenankan doanya, dan kami anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami jadikan istrinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang –orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatannya yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu kepada kami." (QS. Al- Anbiya: 90).
Kewaspadaanmu tidak ada gunanya dalam menghadapi takdir. Berdoalah yang berguna untuk mengantisipasi musibah yang turun maupun yang belum turun. Sesungguhnya musibah ketika turun dihadapi oleh doa dan keduanya bertarung hingga hari kiamat. (HR. Bukhari dan Muslim).
Doa adalah amal yang paling suci di sisi Allah, dapat mengangkat derajat ,lebih baik daripada menafkahkan emas dan perak ,dan lebih baik daripada membunuh musuh- musuh Allah SWT.” (HR.Tirmidzi dan Ibnu Majah).
” Ketika kita sudah merasa terpuruk sedalam –dalamnya dan menganggap bahwa Allah SWT tidak pernah mendengar doa kita segeralah beristighfar, mohon ampun, segeralah bangkit dari berprasangka buruk kepada Allah SWT.
Allah Maha Pengasih dan Penyayang pada hambaNya . Rasulullah SAW bersabda, ” Barang siapa yang mau doanya dikabulkan oleh Allah ketika dia mendapatkan syada’id (kesusahan) dan al kurab (kesulitan), maka hendaknya dia memperbanyak berdoa ketika dia lapang. ”(HR. Tirmidzi dan Al- Hakim).
Wahai saudaraku marilah kita selalu mengingat Allah SWT ada didalam hati kita membiasakan selalu mengingat Allah sebagai kebutuhan kita bukan bukan semata-mata karena nikmat yang telah diberikan tetapi memang kita selalu ingin bersama Allah SWT dan Allah lebih mengerti kebutuhan- kebutuhan hamba Nya.

MENDAPAT MOMONGAN dan RUMAH TERJUAL SETELAH LEBIH 6 BULAN DIPASARKAN TIDAK LAKU (1)
Pasangan Bapak (R) pemilik kios batik di Pasar Beringharjo Alhamdullilah pada saat itu lebih enam bulan menawarkan rumahnya baik melalui berbagai media maupun bantuan orang, lalu ketika mengetahui nama panti asuhan ini beliau menghubungi melalui telpon lalu mencarinya, kurang lebih 2 minggu sejak menelpon akhirnya mengunjungi anak2 panti asuhan, diceritakan hajatnya untuk didoakan agar rumah tsb dapat segera laku... Pujisyukur Allah mendengar Doa yatim-piatu dalam waktu kurang 4 hari rumah tersebut terjual, beliau sangat berbahagya sebagai rasa syukurnya beliau berikrar untuk tidak melupakan anak-anak panti asuhan alfurqon bahkan sampai sekarang beliau dengan senang hati mengantarkan beras untuk anak-anak..
cerita menarik dari beliau adalah saat itu awal kedatangan hanya untuk mengadakan aqiqah untuk anaknya yg dulu meninggal masih bayi belum diaqiqah.. setelah baberapa bulan beliau memohonkan doa untuk istri agar segera dikaruniai momongan lagi.. selang beberapa waktu dengan gembira mengabarkan melalui telepon bahwa saat ini istrinya yang sangat dicintainya sedang hamil setelah cukup lama menanti –nanti buah hatinya.
kita semua hanya memohon kepada Allah SWT,

USAHA BAKSO&MIE AYAM KEMBALI LANCAR, sempat LAMA KRISIS
Dialami Bapak (S) yang berdomisili di Srandakan Bantul, Usaha warung Baksonya lama mengalami pailit samapi 2 unit sepeda motornya dijual untuk menutup kerugian yang setiap hari sealu rugi karena dagangan bakso tidak habis.. kondisi krisis yang berlangsung cukup lama membuatnya kalut namun ada semangat istiqomah yang patut kita tiru dari Bapak tersebut, yaitu tidak terpengaruh pada hal2 negatif atau main rajah dsb. subhanallah yang ia kerjakan terus mendekatkan diri pada Allah SWT. Istighfar dan Puasa senin-kamis, puasa sunnah lainnya ia jalani.. hingga suatu saat dalam renungannya seakan ada yang menyuruh/menggerakan hatinya untuk melakukan perjalanan.. ia tak tahu mesti kemana tujuanya, dijalan Bapak tsb mampir di warung bakso(padahal dia pedagang bakso juga..).. lalu Beliau memesan 1 mangkok.. setelah disajikan dia tidak langsung menikmatinya namun ia terbengong lama, dia seolah tidak sadar kalo dia singgah di warung bakso lalu ada apa yang menggelitik pikiranya diulas lg perjalanannya ooo dia menemukan KOTAK AMAL yg terbuat dari kaca terdapat stiker yg berisikn juga alamat tanpa berpikir panjang langsung mencatat nomor HP dan alamat lalu menghubungi dan mencarinya ke panti mengemukakan maksudnya... lalu diadakannya doa bersama sehabis sholat maghrib Bapak tersebut juga merapatdalam barisan shof jamaah.. bersama anak2 yatim piatu..
Maha Suci Allah dalam perjalann pulang mendapat telpon dari istri bahwa dagangan bakso magrib sudah habis.. luar biasa padahal berbulan2 sebelumnya belum pernah habis malah sisa banyak hingga diambang bangkrut...
“ Kami di panti tidak pernah menjanjikan bahwa doa akan selalu dikabulkan, semua kita pasrahkan kepada Allah SWT , tetapi Insya Allah kami berdoa memohonkan bersama anak yatim agar Bapak dan Ibu dermawan semua senantiasa mendapatkan kasih sayang Nya, diringankan ujian hidupnya dan dikabulkan hajatnya.

DITERIMA PERGURUAN TINGGI NEGERI
meski masih muda namun budaya memiliki kepedulian cukup tinggi, Mas Iwang daerah Monjali akhir pendidikan SMA menjelang TES ia berkunjung ke Panti Al Furqon sebelumnya mendapat data dari Dompet Dhuafa Jogja. disampaikan niat dan permohonan Doa agar dimudahkan mengerjakan ujian juga agar diterima di salah satu Universitas Favorit di Yogyakarta.. alhamduillah terkabul Masi Iwang lulus dengan nilai bagus serta diterima di UGM fakultas Teknik. di hari Rabu kemarin Mas Iwang menyempatkan berkunjung di Panti Al Furqon, berbagi dengan anak2 juga menyampaikan amanah dari orang tua untuk koordinasi acara buka bersama.. Mas Iwang yang memiliki ketekunan luar biasa akhirnya Allah SWT. memberikan kemudahan meraih cita2nya. Apresiasi Mas Iwang juga sangat di rasakan keluarga Panti Asuhan bagaimana dia bisa mengajak temen2nya, Keluarga untuk dapat partisipasi memperhatikan sesama. teringat dulu waktu Panti kekeringan air, dalam upaya pengadaan sumber air bersih/pembuatan sumor bor dia termasuk memiliki peran. yang sampai sekarang alhamdulillah masih mengalir dari sumber yang baru tersebut..

Jazakallah khoirol jaza semua partisipan/donatur tetap/insidental/penghubung pertolongan Allah SWT. untuk Panti Asuhan Al Furqon Moyudan...Ya Allah Ya Tuhan Kami
Engkau Maha Pemurah Dan Maha Pemberi
Engkau Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang
Kami bersyukur atas rahmat dan hidayah-Mu
Atas berkah dan ridho-Mu melalui hamba-hambaMu yang Engkau kirimkan kepada kami
Mereka berkenan menjadi donatur kami, baik yang tetap maupun yang insidentil
Mereka semua mudah-mudahan tergolong orang-orang yang sholeh dan sholehah
Mereka peduli membantu kami dengan beras tatkala kami lapar
Meraka membantu kami dengan uang tatkala kami butuh biaya sekolah
Mereka membantu pakaian tatkala baju kami sudah usang
Mereka memikirkan kami tatkala orang-orang sedang lupa
Mereka rela berbagi untuk mencukupi kebutuhan hidup kami
Mereka ikhlas turut memperjuangkan biaya pendidikan kami
Terimalah amal-amal donator kami wahai Sang Maha Belas-Kasih
Berilah mereka ganti dengan rejeki yang halal dan melimpah-ruah
Berilah mereka dan keluarganya ketenangan dan kesehatan yang prima
Agar mereka dapat beribadah dan bekerja dengan tenang dan khusu’
Jauhkan mereka semua dari mara bahaya, balak dan bencana serta semua yang tidak diinginkannya
Jauhkan pula mereka dari ujian yang mereka tidak kuat dalam menanggungnya
Kabulkan yaa Rob., cita-cita dan harapan mereka dengan mudah dan sempurna
Nyatakan impian dan maksud-maksud baik mereka para donatur kami
Ampuni segala dosa-dosanya, dan berilah mereka keberkahan hidup
Tuntunlah mereka semua dengan petunjuk dan hidayahmu menuju jalan surgaMu
Berikan mereka kebahagiaan, yang dapat mereka rasakan sejak di dunia hingga akhirat
Amien yaa mujibas saailien!.

Tuesday, July 2, 2013

"Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya”

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallahu’alaihiwasallam bersabda:

مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

“Tidak ada suatu hari pun ketika seorang hamba melewati paginya kecuali akan turun dua malaikat. Lalu salah satunya berkata, “Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya”, sedangkan yang satunya lagi berkata, “Ya Allah berikanlah kehancuran (kebinasaan) kepada orang yang menahan hartanya (bakhil).” (HR. Al-Bukhari no. 1442 dan Muslim no.1016)