Ali bin Hasan ra, pada suatu hari menjenguk Muhammad bin Usamah bin Zaid yang sedang sakit di rumahnya. Muhammad bin Usamah menangis ketika melihat kedatangan Ali bin Hasan.”Mengapa engkau menangis saudaraku ? tanya Ali. ”Aku ini mempunyai hutang, yang belum dapat aku lunasi.” Berapa banyak hutangmu itu ?” Ali bertanya lagi. ”Semua ada lima belas ribu dinar.” Dengan penuh kasih sayang kepada orang ini, Ali bin Hasan mengatakan kepadanya: ” Hutangmu akan aku lunasi seluruhnya.”
Sahabat Rasulullah , Salman Al – Farisy berkata : ”Apabila seorang dermawan meninggal dunia, maka penjaga bumi berkata: ” Lepaskan urusan dunia ini dari hamba- Mu yang dermawan ini. Apabila yang meninggal itu orang bakhil ,maka bumi berkata : ” Ya Rabbi, halangi orang ini memasuki surga, sebagaimana ia telah menghalangi memberi apa yang ada di tangannya dari perkara dunianya.”
Bagaimana sikap kita terhadap harta ? , orang kaya hendaklah bersifat aushath (pertengahan) dan orang miskin hendaklah bersifat qana’ah (menerima) apa yang telah ada padanya dan mencukupkan dengan apa yang ada.
Dengan harta orang beriman mampu memposisikan dirinya ,keluarganya dan orang lain, maka itulah harta yang diridhoi Allah. Si kaya mestinya dapat menempatkan dirinya dan keluarganya dengan tidak melupakan agamanya. Dengan hartanya ia membangun akhirat dan menempatkan dirinya ke dalam surga jannatun na’im. ”Bahwa harta dunia adalah barang titipan tidak kekal, kelak suatu saat harta meninggalkan kita tidak perlu terlalu resah.
Tapi hendaknya mencari harta itu perlu dan bermohon kepada Allah soal perkara harta diperkenankan. ”Allah Tabaraka Wa Ta’ala turun ke langit dunia pada setiap malam, yaitu pada sepertiga malam.Ia berfirman : Siapa yang memohon kepada- Ku pasti Aku akan kabulkan permohonannya. Yang meminta kepada Ku pasti akan Aku perkenankannya.Yang memohon ampun kepada-Ku niscaya Aku akan mengampuninya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
”Sikap resah akibat ditinggalkan harta adalah wajar yang terpenting adalah bagaimana memposisikan harta dunia dengan agama, jangan kita melupakan salah satunya sehingga Allah SWT kemudian akan mengingatkan kita. Sikap menyayangi sesama adalah sebagi perwujudan dari do’a, agar Allah SWT selalu menyayangi kita dengan hamparan ridho- Nya. ”
Berada di dusun Gedongan, Sumberagung Moyudan Sleman Yogyakarta.Menempati sebagian SMK(ex.SMA)Islam Moyudan dalam asuhan Milatul Hidayah, S.Pd.I. Al Hafidzoh. LPA Al Furqon merintis kader penghafal Al Qur'an,dengan berbagai basic ketrampilan (lifeskill) seperti: Komputer, Tata Busana,Organisasi, Kepustakaan, Kewirausahaan (Budidaya Lele Probiiotik), Sosial Keagamaan (Belajar-Mengajar TPA di MAsyarakat Sekitar), Penambahan Wawasan di Seminar/Pelatihan2, Refreshing dll.
Thursday, July 18, 2013
4 KISAH TERKABULKANYA DOA melalui tulusnysa SEDEKAH DIALAMI 3 DONATUR
..."Maka kami memperkenankan doanya, dan kami anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami jadikan istrinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang –orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatannya yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu kepada kami." (QS. Al- Anbiya: 90).
Kewaspadaanmu tidak ada gunanya dalam menghadapi takdir. Berdoalah yang berguna untuk mengantisipasi musibah yang turun maupun yang belum turun. Sesungguhnya musibah ketika turun dihadapi oleh doa dan keduanya bertarung hingga hari kiamat. (HR. Bukhari dan Muslim).
Doa adalah amal yang paling suci di sisi Allah, dapat mengangkat derajat ,lebih baik daripada menafkahkan emas dan perak ,dan lebih baik daripada membunuh musuh- musuh Allah SWT.” (HR.Tirmidzi dan Ibnu Majah).
” Ketika kita sudah merasa terpuruk sedalam –dalamnya dan menganggap bahwa Allah SWT tidak pernah mendengar doa kita segeralah beristighfar, mohon ampun, segeralah bangkit dari berprasangka buruk kepada Allah SWT.
Allah Maha Pengasih dan Penyayang pada hambaNya . Rasulullah SAW bersabda, ” Barang siapa yang mau doanya dikabulkan oleh Allah ketika dia mendapatkan syada’id (kesusahan) dan al kurab (kesulitan), maka hendaknya dia memperbanyak berdoa ketika dia lapang. ”(HR. Tirmidzi dan Al- Hakim).
Wahai saudaraku marilah kita selalu mengingat Allah SWT ada didalam hati kita membiasakan selalu mengingat Allah sebagai kebutuhan kita bukan bukan semata-mata karena nikmat yang telah diberikan tetapi memang kita selalu ingin bersama Allah SWT dan Allah lebih mengerti kebutuhan- kebutuhan hamba Nya.
MENDAPAT MOMONGAN dan RUMAH TERJUAL SETELAH LEBIH 6 BULAN DIPASARKAN TIDAK LAKU (1)
Pasangan Bapak (R) pemilik kios batik di Pasar Beringharjo Alhamdullilah pada saat itu lebih enam bulan menawarkan rumahnya baik melalui berbagai media maupun bantuan orang, lalu ketika mengetahui nama panti asuhan ini beliau menghubungi melalui telpon lalu mencarinya, kurang lebih 2 minggu sejak menelpon akhirnya mengunjungi anak2 panti asuhan, diceritakan hajatnya untuk didoakan agar rumah tsb dapat segera laku... Pujisyukur Allah mendengar Doa yatim-piatu dalam waktu kurang 4 hari rumah tersebut terjual, beliau sangat berbahagya sebagai rasa syukurnya beliau berikrar untuk tidak melupakan anak-anak panti asuhan alfurqon bahkan sampai sekarang beliau dengan senang hati mengantarkan beras untuk anak-anak..
cerita menarik dari beliau adalah saat itu awal kedatangan hanya untuk mengadakan aqiqah untuk anaknya yg dulu meninggal masih bayi belum diaqiqah.. setelah baberapa bulan beliau memohonkan doa untuk istri agar segera dikaruniai momongan lagi.. selang beberapa waktu dengan gembira mengabarkan melalui telepon bahwa saat ini istrinya yang sangat dicintainya sedang hamil setelah cukup lama menanti –nanti buah hatinya.
kita semua hanya memohon kepada Allah SWT,
USAHA BAKSO&MIE AYAM KEMBALI LANCAR, sempat LAMA KRISIS
Dialami Bapak (S) yang berdomisili di Srandakan Bantul, Usaha warung Baksonya lama mengalami pailit samapi 2 unit sepeda motornya dijual untuk menutup kerugian yang setiap hari sealu rugi karena dagangan bakso tidak habis.. kondisi krisis yang berlangsung cukup lama membuatnya kalut namun ada semangat istiqomah yang patut kita tiru dari Bapak tersebut, yaitu tidak terpengaruh pada hal2 negatif atau main rajah dsb. subhanallah yang ia kerjakan terus mendekatkan diri pada Allah SWT. Istighfar dan Puasa senin-kamis, puasa sunnah lainnya ia jalani.. hingga suatu saat dalam renungannya seakan ada yang menyuruh/menggerakan hatinya untuk melakukan perjalanan.. ia tak tahu mesti kemana tujuanya, dijalan Bapak tsb mampir di warung bakso(padahal dia pedagang bakso juga..).. lalu Beliau memesan 1 mangkok.. setelah disajikan dia tidak langsung menikmatinya namun ia terbengong lama, dia seolah tidak sadar kalo dia singgah di warung bakso lalu ada apa yang menggelitik pikiranya diulas lg perjalanannya ooo dia menemukan KOTAK AMAL yg terbuat dari kaca terdapat stiker yg berisikn juga alamat tanpa berpikir panjang langsung mencatat nomor HP dan alamat lalu menghubungi dan mencarinya ke panti mengemukakan maksudnya... lalu diadakannya doa bersama sehabis sholat maghrib Bapak tersebut juga merapatdalam barisan shof jamaah.. bersama anak2 yatim piatu..
Maha Suci Allah dalam perjalann pulang mendapat telpon dari istri bahwa dagangan bakso magrib sudah habis.. luar biasa padahal berbulan2 sebelumnya belum pernah habis malah sisa banyak hingga diambang bangkrut...
“ Kami di panti tidak pernah menjanjikan bahwa doa akan selalu dikabulkan, semua kita pasrahkan kepada Allah SWT , tetapi Insya Allah kami berdoa memohonkan bersama anak yatim agar Bapak dan Ibu dermawan semua senantiasa mendapatkan kasih sayang Nya, diringankan ujian hidupnya dan dikabulkan hajatnya.
DITERIMA PERGURUAN TINGGI NEGERI
meski masih muda namun budaya memiliki kepedulian cukup tinggi, Mas Iwang daerah Monjali akhir pendidikan SMA menjelang TES ia berkunjung ke Panti Al Furqon sebelumnya mendapat data dari Dompet Dhuafa Jogja. disampaikan niat dan permohonan Doa agar dimudahkan mengerjakan ujian juga agar diterima di salah satu Universitas Favorit di Yogyakarta.. alhamduillah terkabul Masi Iwang lulus dengan nilai bagus serta diterima di UGM fakultas Teknik. di hari Rabu kemarin Mas Iwang menyempatkan berkunjung di Panti Al Furqon, berbagi dengan anak2 juga menyampaikan amanah dari orang tua untuk koordinasi acara buka bersama.. Mas Iwang yang memiliki ketekunan luar biasa akhirnya Allah SWT. memberikan kemudahan meraih cita2nya. Apresiasi Mas Iwang juga sangat di rasakan keluarga Panti Asuhan bagaimana dia bisa mengajak temen2nya, Keluarga untuk dapat partisipasi memperhatikan sesama. teringat dulu waktu Panti kekeringan air, dalam upaya pengadaan sumber air bersih/pembuatan sumor bor dia termasuk memiliki peran. yang sampai sekarang alhamdulillah masih mengalir dari sumber yang baru tersebut..
Jazakallah khoirol jaza semua partisipan/donatur tetap/insidental/penghubung pertolongan Allah SWT. untuk Panti Asuhan Al Furqon Moyudan...Ya Allah Ya Tuhan Kami
Engkau Maha Pemurah Dan Maha Pemberi
Engkau Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang
Kami bersyukur atas rahmat dan hidayah-Mu
Atas berkah dan ridho-Mu melalui hamba-hambaMu yang Engkau kirimkan kepada kami
Mereka berkenan menjadi donatur kami, baik yang tetap maupun yang insidentil
Mereka semua mudah-mudahan tergolong orang-orang yang sholeh dan sholehah
Mereka peduli membantu kami dengan beras tatkala kami lapar
Meraka membantu kami dengan uang tatkala kami butuh biaya sekolah
Mereka membantu pakaian tatkala baju kami sudah usang
Mereka memikirkan kami tatkala orang-orang sedang lupa
Mereka rela berbagi untuk mencukupi kebutuhan hidup kami
Mereka ikhlas turut memperjuangkan biaya pendidikan kami
Terimalah amal-amal donator kami wahai Sang Maha Belas-Kasih
Berilah mereka ganti dengan rejeki yang halal dan melimpah-ruah
Berilah mereka dan keluarganya ketenangan dan kesehatan yang prima
Agar mereka dapat beribadah dan bekerja dengan tenang dan khusu’
Jauhkan mereka semua dari mara bahaya, balak dan bencana serta semua yang tidak diinginkannya
Jauhkan pula mereka dari ujian yang mereka tidak kuat dalam menanggungnya
Kabulkan yaa Rob., cita-cita dan harapan mereka dengan mudah dan sempurna
Nyatakan impian dan maksud-maksud baik mereka para donatur kami
Ampuni segala dosa-dosanya, dan berilah mereka keberkahan hidup
Tuntunlah mereka semua dengan petunjuk dan hidayahmu menuju jalan surgaMu
Berikan mereka kebahagiaan, yang dapat mereka rasakan sejak di dunia hingga akhirat
Amien yaa mujibas saailien!.
Tuesday, July 2, 2013
"Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya”
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallahu’alaihiwasallam bersabda:
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
“Tidak ada suatu hari pun ketika seorang hamba melewati paginya kecuali akan turun dua malaikat. Lalu salah satunya berkata, “Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya”, sedangkan yang satunya lagi berkata, “Ya Allah berikanlah kehancuran (kebinasaan) kepada orang yang menahan hartanya (bakhil).” (HR. Al-Bukhari no. 1442 dan Muslim no.1016)
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
“Tidak ada suatu hari pun ketika seorang hamba melewati paginya kecuali akan turun dua malaikat. Lalu salah satunya berkata, “Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya”, sedangkan yang satunya lagi berkata, “Ya Allah berikanlah kehancuran (kebinasaan) kepada orang yang menahan hartanya (bakhil).” (HR. Al-Bukhari no. 1442 dan Muslim no.1016)
Saturday, June 29, 2013
Perbedaan Infak, Zakat , Sedekah.
."Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik" (Q.S. Al-Baqarah 2:195)
"Dan apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia; dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah." (Q.S.Al Hasyr 59:7)
Zakat adalah nama bagi sejumlah harta tertentu yang telah mencapai syarat tertentu yang diwajibkan oleh Allah untuk dikeluarkan dan diberikan kepada yang berhak menerimanya dengan persyaratan tertentu pula.
Setiap harta yang sudah dikeluarkan zakatnya akan menjadi suci, bersih, baik, berkah, tumbuh, dan berkembang (at-Taubah: 103, dan ar-Rum: 39).
Persyaratan harta yang wajib dizakatkan itu:
Harta itu dikuasai secara penuh dan dimiliki secara sah, yang didapat dari usaha, bekerja, warisan, atau pemberian yang sah, dimungkinkan untuk dipergunakan, diambil manfaatnya, atau kemudian disimpan. Di luar itu, seperti hasil korupsi, kolusi, suap, atau perbuatan tercela lainnya, tidak sah dan tak akan diterima zakatnya. HR Muslim, Rasulullah bersabda bahwa Allah SWT tidak akan menerima zakat/sedekah dari harta yang ghulul (didapatkan dengan cara batil).
Harta yang berkembang jika diusahakan atau memiliki potensi untuk berkembang, misalnya harta perdagangan, peternakan, pertanian, deposito mudharabah, usaha bersama, obligasi, dan lain sebagainya.
Telah mencapai nisab, harta itu telah mencapai ukuran tertentu. Misalnya, untuk hasil pertanian telah mencapai jumlah 653 kg, emas/perak telah senilai 85 gram emas, perdagangan telah mencapai nilai 85 gram emas, peternakan sapi telah mencapai 30 ekor, dan sebagainya.
Telah melebihi kebutuhan pokok, yaitu kebutuhan minimal yang diperlukan seseorang dan keluarganya yang menjadi tanggungan nya untuk kelangsungan hidupnya.
Telah mencapai satu tahun (haul) untuk harta-harta tertentu, misalnya perdagangan. Akan tetapi, untuk tanaman dikeluarkan zakatnya pada saat memanennya (Q.S. Al-An'am: 141).
Perbedaan antara infak, zakat dan sedekah :
Infak berarti mengeluarkan sebagian dari harta atau pendapatan/ penghasilan untuk suatu kepentingan yang diperintahkan ajaran Islam.
Jika zakat ada nisabnya, infak tidak mengenal nisab. Jika zakat harus diberikan pada mustahik tertentu (8 asnaf) maka infak boleh diberikan kepada siapapun juga, misalnya untuk kedua orangtua, anak yatim, dan sebagainya (Q.S. Al-Baqarah: 215).
Infakdikeluarkan oleh setiap orang yang beriman,baik yang berpenghasilan tinggi maupun rendah, apakah ia di saat lapang maupun sempit (Q.S Ali Imran: 134)
Pengertian sedekah sama dengan pengertian infak,termasuk juga hukum dan ketentuan-ketentuannya. Hanya saja, jika infak berkaitan dengan materi, sedekah memiliki arti lebih luas, menyangkut hal yang
bersifat non materiil.
HR. Muslim dari Abu Dzar,Rasulullah menyatakan bahwa jika tidak mampu bersedekah dengan harta maka membaca tasbih, membaca takbir, tahmid, tahlil, berhubungan suami-isteri,dan melakukan
kegiatan amar ma'ruf nahi munkar adalah sedekah.
Seringkali kata-kata sedekah dipergunakan dalam Al Qur'an, tetapi maksud sesungguhnya adalah zakat, (Q.S At-Taubah: 60 dan 103)
Jika seseorang telah berzakat tetapi masih memiliki kelebihan harta, sangat dianjurkan sekali untuk berinfak atau bersedekah.
Berinfak adalah ciri utama orang yang bertakwa (al-Baqarah: 3 dan Ali Imran: 134), ciri mukmin yang sungguh-sungguh imannya (al-Anfal: 3-4), ciri mukmin yang mengharapkan keuntungan abadi (al-Faathir: 29). Berinfak akan melipatgandakan pahala di sisi Allah (al-Baqarah: 262).
" Dan demikianlah Kami terangkan ayat-ayat Al Qur'an, (supaya jelas jalan orang-orang yang saleh) dan supaya jelas (pula) jalan orang-orang yang berdosa. (Q.S.Al An'am 6: 55)Sumber:Drs. KH. Didin Hafidhuddin,M.Sc. (Panduan Praktis tentang Zakat, Infak, Sedekah.)
Thursday, June 27, 2013
Wednesday, June 26, 2013
"Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya”
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallahu’alaihiwasallam bersabda:
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
“Tidak ada suatu hari pun ketika seorang hamba melewati paginya kecuali akan turun dua malaikat. Lalu salah satunya berkata, “Ya Allah berikanlah pengganti bagi siapa yang menafkahkan hartanya”, sedangkan yang satunya lagi berkata, “Ya Allah berikanlah kehancuran (kebinasaan) kepada orang yang menahan hartanya (bakhil).” (HR. Al-Bukhari no. 1442 dan Muslim no.1016)
Tuesday, June 18, 2013
Skilas Info tentang Penerimaan Zakat
Assalamu'alaikum,
(skilas informasi)
Panti Asuhan Al Furqon menerima ZAKAT FITRAH /ZAKAT MAAL,
tentu sangat berarti guna biaya kehidupan & pendidikan YATIM-PIATU~DHUAFA',
Rekening Donasi (ZIS): 1370010052542 MANDIRI & BRI 306001017401535
a.n Lembaga Panti Asuhan Al Furqon Moyudan,
Konfirmasi:
Flexi 0274 7007509
T&F (0274) 6497150
HP. 085643260099
Terimakasih_Wassalamualaikum
Subscribe to:
Posts (Atom)


